TENTANG GUNYAM

Category: CERITA PEJALAN

RUBRIK PARA PELANCONG

Nusa Penida, Kamu dapat Tempat!

“Bukan tentang seberapa jauh perjalanan, tapi makna dari setiap langkah yang ditempuh.”   Nusa Penida adalah salah satu pulau yang menjadi bagian dari Bali, namanya begitu kaliber beberapa waktu belakangan. Katanya sorga tersembunyi. Walaupun kita enggak pernah tahu indahnya sorga sesungguhnya seperti apa, setidaknya melihat semesta jauh lebih syahdu. I’m so grateful to be there. […]

Coba MRT Gratis, Ah!

Hai Jakarta, bersahabat ya, walau sebelumnya aku sempat takut dan ragu mendekatimu. Redaksi GunyamRuang sederhana untuk bersenang-senang dari pikiran yang rumit.

Tour de Museum: Museum Gedung Sate, When The Culture Meet The Future

I’m back! Sorry to say, I take it so long for this chapter. Aku sudah berada amat jauh dari tempat museum ini berada. Kota yang kutinggali bukan lagi bagian dari tanah Priangan, namun atmosfer keberadaanku di sana masih kurekam dengan sempurna. Lupy AgustinaManusia yang sedang berusaha menjadi lucu dan kurus.

Warung Nasi Ayam Bu Oki ‘Warteg’ Versi Bali

Menjelajah ke suatu daerah tidak lengkap rasanya kalau tidak mencicipi kuliner khas di daerah tersebut. Apalagi, daerah yang kamu kunjungi masih di tanah air, duh kulinernya sangat beragam dengan ciri khas yang kaya akan rempah-rempahnya. Nah, pada Minggu, 4 November 2018 lalu, saya bersama teman saya Indah dan Melly mengunjungi Pulau Dewata, Bali. Di sana, […]

Bali Bee House Membuat Kami Seperti Lebah yang Nyaman di Sarangnya

Pada 4-6 November 2018, saya dan kedua teman saya, Indah dan Melly bertandang ke sebuah daerah yang dikenal dengan wisata baharinya, tentu saja itu Bali. Rahma MaulidiaSi kurus kecil yang senang bermain-main di alam bebas. Lelah, tidak masalah baginya, asal aroma alam tercium di hidungnya, dan tidak ada asap mengepul yang merusak pemandangannya.

Banten Memang Beda, Muludan-nya Cuci Golok

“Seberapa greget lu?”.  “Hari ini Gue peringatan Maulid Nabi”. “Terus” “Gue rame rame mandiin golok“. Dindin HasanudinBagiku menulis itu seperti jatuh cinta, yang hadir tanpa berencana dan indahnya datang tanpa rekayasa waktu. Ketika hasrat itu datang, maka menulislah.

Masjid Agung Manonjaya: Being Old Is An Art

Nun di sebuah kota kecil, satu dari sekian sejarah Tasikmalaya masih berdiri kokoh. Undakan atapnya memberi teduh bagi para pengendara juga pejalan kaki. Menjadi tempat singgah, melepas lelah, mengeringkan peluh. Lupy AgustinaManusia yang sedang berusaha menjadi lucu dan kurus.

Pulau Harapan, Tanpa PHP

Kalian yang belum punya pilihan mau kemana di akhir pekan yang panjang ini, sepertinya berwisata ke Pulau Harapan bisa jadi opsi yang murah-meriahnya kebangetan. Mutia DalilahPerempuan yang gak serius-serius amat. Hobinya bercanda, tapi gak lucu.

Jika ke Tasikmalaya, Main-mainlah ke Galunggung

Kata Rahma, sahabat saya dari Jakarta, Ia butuh udara segar sebab selama di Jakarta menurutnya Ia susah bernafas. Kemudian kuajaklah dirinya ke Galunggung, menurutku saat cuaca Tasik tidak sedingin Juli-Agustus, Rahma harus kuajak ke sini. Dari tempatku, di Manonjaya, membutuhkan waktu satu jam untuk sampai ke kaki Gunung Galunggung. Tapi kalau dari pusat kota sekira […]

Tour de Museum: Pos is Posting You to Neverwhere

Chapter: Museum Pos Indonesia Kita pasti mengerti betul mengapa orang tua selalu berkata, “Manusia hanya bisa berencana, Tuhanlah yang menentukan”. Usai mengunjungi Museum Pendidikan Nasional, aku bersama Susi, kawan baikku, kami memilih pulang ke kosan. Hari menjelang siang, sebentar lagi Jumatan. Kami pikir, Om-om Grab akan sibuk di masjid dan tidak mau ambil orderan. Oleh […]