Live
Rabu, 30 Sep 2026 NasionalPolitikEkonomiHukum & KriminalHiburan
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Kerja Sama Perikanan TCG RI-RRT di Tual Proyeksikan 500 Lapangan Kerja Baru

✍️ gunyam.com 🕒 29 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Kerja Sama Perikanan TCG RI-RRT di Tual Proyeksikan 500 Lapangan Kerja Baru

Kerja sama perikanan tangkap RI-RRT melalui skema TCG di Tual diproyeksikan membuka sekitar 500 kesempatan kerja bagi ABK dan tenaga darat di wilayah tersebut.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangan yang diterima di Ambon, Senin (28/9), mengatakan kerja sama perikanan tangkap RI-RRT melalui skema Technical Cooperation Guidelines (TCG) di Zona 03 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718, Tual, menjadi salah satu peluang meningkatkan produksi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di daerah. Kerja sama tersebut diproyeksikan membuka sekitar 500 kesempatan kerja bagi anak buah kapal (ABK) serta tenaga kerja darat yang mendukung kegiatan bongkar muat, operasional kapal, penanganan hasil perikanan, dan aktivitas pendukung di pelabuhan.

Menurut Lewerissa, dengan bertambahnya aktivitas kapal, kebutuhan terhadap tenaga kerja dan jasa pendukung di pelabuhan juga ikut meningkat. Ia menekankan pengembangan perikanan tangkap perlu diarahkan pada penguatan ekonomi lokal, termasuk keterlibatan nelayan, UMKM, koperasi, dan pelaku usaha daerah.

Selain potensi lapangan kerja, 33 unit kapal TCG yang beroperasi di Zona 03 diproyeksikan menghasilkan sekitar 9.458,20 ton per tahun. Komoditas yang menjadi sasaran kegiatan penangkapan antara lain udang, ikan pelagis, ikan demersal, dan cumi-cumi.

Data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku mencatat kapasitas cold storage di sejumlah pelabuhan, antara lain PPN Ambon sebesar 5.233 ton, PP PT SIS 4.200 ton, PP Benjina 400 ton, dan PP Tual 225 ton. DKP Maluku juga mencatat nilai ekspor perikanan hingga September 2026 mencapai sekitar Rp881,59 miliar atau meningkat 5,7 persen, dengan tujuan ekspor ke delapan negara.

Pengelolaan yang berkelanjutan, kata Lewerissa, juga diperlukan agar peningkatan aktivitas produksi perikanan tetap menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku dalam jangka panjang.

gunyam.com
gunyam.comRedaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update